Tawaran Investasi Diantara Harapan dan Ketakutan - Melania Credit Union

Tawaran Investasi Diantara Harapan dan Ketakutan

By William Setiadi | Artikel

Mar 27
investasi

Pagi ini saya membaca artikel di halaman utama Koran Kontan edisi hari Senin tanggal 27 Maret 2017. Ada tulisan menarik dengan judul “Tawaran Ivestasi Ilegal Tetap Marak”, meskipun bagi saya ini merupakan judul yang membosankan tetapi terkadang tergelitik untuk membahasnya.

Mengapa demikian?

Sepanjang saya bekerja di MCU, banyak sekali pengalaman yang kurang menyenangkan ketika menawarkan kepada kenalan atau sahabat saya untuk bergabung menjadi Anggota di MCU, pertanyaan pertama yang seringkali disampaikan adalah apakah MCU aman? setelah hal tersebut bisa saya jelaskan, masuk kepada pembahasan mengapa bunga simpanan bisa tinggi diatas rata-rata suku bunga simpanan di perbankan? Bahkan pernah ada di sekitar tahun 2011-2013, salah seorang penabung bernegosiasi dengan membandingkan antara suku bunga simpanan di Koperasi X yang bisa memberikan 1,5% per bulan sedangkan di MCU hanya mampu memberikan 1% per bulan. Saat itu saya menjawab MCU belum mampu untuk memberikan imbal jasa simpanan hingga 1,5% per bulan, karena suku bunga pinjaman atau kredit MCU adalah 1,5%. Jika imbal jasa untuk simpanan dan pinjaman sama, dari mana akan mendapatkan keuntungan untuk Anggota MCU. Belum lagi kalau kredit yang diberikan kepada Anggota ternyata mengalami gagal bayar atau macet.

Masyarakat kita tak henti-hentinya, dihajar oleh tawaran-tawaran menarik untuk bergabung melakukan investasi. Tawaran dengan imbal jasa yang tinggi bahkan membutakan akal sehat untuk melakukan analisa-analisa tentang kebenaran dari pembayaran imbal jasa tersebut. Kalaulah benar dilakukan pembayaran sesuai dengan yang dijanjikan, tahap selanjutnya adalah apakah akan berkesinambungan? atau hanya sementara waktu karena sumber pembayaran adalah dari modal yang disimpankan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Minggu tanggal 26 Maret 2017, merilis Siaran Pers dengan judul “Lindungi Masyarakat, Satgas Waspada Investasi Hentikan Enam Kegiatan Penghimpunan Dana dan Pengelolaan Investasi“. Siaran pers ini terkesan seperti terlambat, artinya sudah terjadi baru dilakukan pemberitahuan.

Bagaimana sebenarnya ketika kita menyikapi investasi ilegal ini?

Tentunya masyarakat harus dilakukan terus edukasi atau literasi keuangan. Masyarakat harus mengetahui sebenarnya darimana sumber pembayaran imbal jasa yang diberikan. Kenali dengan mengakses situs OJK atau legalitas usahanya. Sudah berapa lama lembaga tersebut menjalankan usahanya. Teknologi internet saat ini jelas membantu kita untuk mengakses informasi-informasi yang berkaitan dengan perkembangan usaha. Jangan ragu untuk mencari informasi sejelas-jelasnya. Jangan sampai kita tertutup akal sehat hanya untuk mendapatkan imbal jasa yang tinggi tanpa mau mengetahui darimana asal muasalnya.

Bagi Anda yang merupakan Anggota MCU, edukasi yang kami lakukan dengan tahap awal yaitu melakukan Edukasi Anggota Baru, tujuannya tidak lain untuk memberikan pemahaman bahwa MCU ini dimiliki oleh Anggota. Ada peran penting Anggota didalamnya yaitu sebagai Pemilik dan sebagai Pengguna Jasa. Namun sayang, program Edukasi Anggota Baru terkesan hanya formalitas, tak jarang Calon Anggota enggan untuk mengikuti kegiatan ini.

Sebagai Pemilik MCU, Anggota mendapatkan akses langsung mengenai usaha yang dilakukan MCU yang tidak lain adalah Simpan dan Pinjam. Bagaimana kita mengetahui kondisi keuangan dari MCU sendiri? tentunya dengan mengikuti Rapat Anggota atau Pra Rapat Anggota, bagaimana kita bisa mengetahui rasio-rasio keuangan yang ada pada MCU. Kebanyakan Anggota enggan untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan berbagai alasan sehingga akhirnya kontrol atau pengawasan Anggota terhadap MCU menjadi lemah.

Sebagai Pengguna Jasa MCU, Anggota mendapatkan fasilitas kredit untuk menunjang usaha dan kesejahteraan hidup. Dengan membayar angsuran kredit secara tepat waktu dan tepat jumlah, sudah sangat membantu eksistensi dari MCU. Mengapa demikian?

Jika Anggota terlambat membayar apalagi tidak melakukan pembayaran kredit jelas akan menghentikan pembayaran bunga simpanan dan akan menghambat pergerakan eksistensi dari MCU.

Kembali lagi kepada investasi ilegal, mengapa kami di Jajaran Manajemen menawarkan kepada Para Penabung di MCU untuk menjadi Anggota di MCU? Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab MCU untuk memberikan edukasi serta pemahaman bahwa semakin Anda paham mengenai kondisi keuangan dan bisnis inti MCU, pertanyaan mengenai apakah aman atau tidak menabung di MCU tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena Anda bisa menilai sendiri melalui akses keuangan dan edukasi keuangan yang diberikan oleh MCU.

“High Risk, High Return…”
Mungkin Anda pernah mendengar slogan ini. Ketika kita mendapatkan imbal jasa yang tinggi ada sejumlah resiko yang mengiringi. Namun juga bukan hanya resiko yang tidak bisa kita kelola atau mitigasi. Keputusan mengambil resiko tersebut juga harus Anda perhitungkan.

Setiap usaha memang akan selalu ada resiko yang mengiringi, tidak terkecuali MCU. Namun setidaknya resiko dapat diminimalisir dengan perhitungan yang jelas.

Harapan akan Anggota yang pintar dan juga mampu menjaga MCU dengan menjalankan fungsi sebagai Pemilik dan Pengguna Jasa yang baik menjadi visi bagi MCU kedepan, agar MCU dapat kita wariskan kepada anak cucu kita sebagai lembaga yang baik dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan para Anggotanya. Mari kita mengajak orang-orang terdekat kita untuk bergabung bersama MCU dan menjaga MCU agar tetap konsisten dalam menjalankan bisnis intinya.

Didalam situs MCU ini, banyak sekali informasi yang dibuka secara transparan untuk membantu Anda sebagai Anggota dan masyarakat umum lainnya dalam memahami arti Koperasi sesungguhnya.

Follow

About the Author

Caretaker MCU sejak tahun 2006 hingga saat ini. | Penikmat kopi hitam, buku-buku motivasi. | Saat ini aktif menulis pada blog William Setiadi